contoh Naskah Drama Radio, Broadcasting ( Synopsis,Treatment, Naskah Drama)


SINOPSI dan DRAMA

“Dua Menjadi Satu”

BROADCASTING

Oleh:

Tri Astuti 1102409033

KURIKULUM DAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN

FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

2010






Judul : “Dua Menjadi Satu”

Tema :Ketulusan

Synopsis

Keysha dan Keyla adalah gadis kembar yang cantik dan lembut. Keyla tumbuh dan berkembang kurang sehat dan mudah sakit, Keyla terkena sakit parah. Sedangkan Keshya tumbuh dengan sehat. Untuk itu mama dan papanya memutuskan untuk khusus merawat Keyla. Sedangkan Kesya untuk dirawat oleh kakek dan neneknya. Sejak kecil Keysha dirawat oleh kakek dan neneknya tanpa dapat kasih sayang yang lebih dari Mamanya. Mamanya mencurhakan smeua perhatiannya kepada saudara kembarnya yaitu Keyla. Keyla tinggal dipuncak, supaya cepat dalam proses penyembuhannya.

Setiap libur sekolah baru Keysha bisa ketemu dengan Mama dan Papanya, Keysha selalu dalam bayang-bayang Keyla. Keysha merasa tidak diberi kasih sayang oleh orang tuanya dan merasa iri dengan Keyla. Demikian juga denga Keyla yang merasa iri dengan kehidupan sehat, bebasa dan banyak temannya yang dimiliki oleh Keysha. Keyla juga menyukai laki-laki bernama Rafa teman Keysha yang notabennya adalah orang yang di kasihi oleh Keysha.

Keyla ingin merasakan hidup seperti Keysha yang bebas dan punya banyak teman. Kayla memaksa pada Keysha untuk bertukar kehidupan. Keysha tidak mau bertukar kehidupan, keySha taku mama akan marah padanya. Tapi Keyla tetap memaksa, di tambah lagi karena Keysha juga ingin mendapat kasih sayang dan pelukan dari seorang mama. Untuk itu mereka sepakat untuk bertukar kehidupan.

Keyla bersekolah dan berkumpul dengan teman-temannya Keysha, sebuah impiannya selama ini. Keyla bisa bermain dengan bebas, dan dapat bertemu dengan Rafa. Laki-laki yang menarik hatinya. Keysha yang memerankan kehidupan Keyla tidak berbeda dengan Keyla, hati Keysha pun sangat bahagia. Keysha bisa merasakan pelukan, perhatian dan kasih sayang dari mamanya.

Tanpa di duga, Rafa mengungkapkan rasa cintanya untuk Keysha kepada Keyla, yang waktu itu bertukar posisi jadi Keysha di taman sekolah. Keysha tidak habis pikir dan sangat kaget. Keyla mulai sesak nafas dan asmanya kambuh. Rafa yang kaget langsung membawanya ke ruang Kesehatan Sekolah. Dan karena di rasa parah maka Keyla di bawa kerumah sakit. Setelah di perikasa oleh dokter Keyla di haruskan untuk di rawat. Pihak rumah sakit menghubungi kelurga Keyla. Mama kaget sekali mendengar kabar ittu, mama langsung memarahi Keysha dan langsung menyusul Keyla ke rumah sakit. Penyamaran mereka pun kebongkar. Mama sangat marah denga Keysha. Mama menyuekan Keyhsa.

Keyla telah pulang dari rumah sakit, dan Keyla mengatakan pada Keysha yang sedang duduk di di taman ketertarikannya pada Rafa. Antara Keysha dan Keyla terjadi perdebatan. Tanpa di sengaja Keysha menarik tangan dari Keyla dan Kayla jatuh pingsan. Keyla langsung dilarika dirumah sakit.

Dengan ketulusan hati Keysha, Keysha mau mendonorkan satu ginjlanya untuk Keysha, melihat pengorbanan yang dilaukan oleh Keysha membuat Mamanya sadar, akan perilaku yang slaah selama ini kepada Keysha.

Setelah Keysha sadar Mama langsung minta maaf sama Keysha, dan Keysha dengan tulus member maaf pada Mamanya. Kemudiian Keyla yang siuman dari pingsan juag langsung minta maaf pada Keysha dengan ketulusannya memaafkan semuanya. Saling maaf memaafkan antar yang lainnya. Kelurga Keysha menjadi bersatu dan penuh kasih sayang antar yang satu dengan yang lainnya. Tidak ada yang di beda-bedakan lagi.




Treatment

Adegan 1

Dimulai dengan memutar lagu Kemesraan dari Iwan Flash sebagai Theme song.

Adegan 2

Narator menceritakan sedikit cerita dan tokoh-tokoh yang diperankan. Selanjutnya narator mengajak pendengar untuk mendengarkan kisah selanjutnya. Narator juga membacakan plot dan seting yang ada dalam babak pertama.

Adegan 3

Diawali dengan suara kicauan burung yang menadakan tentram dan cerahnya cuaca pada pagi hari. Mama yang sedang membujuk Keyla untuk mau minum obat. Keyla bercerita pada mamanya tentang keirinnya pada Keysha yang sehat, punya banyak teman dan bebas untuk bermain. Mama meguatkan mental Keyla dengan kata-kata yang membangun.

Adegan 4

Keysha di suruh mama untuk menjaga jarak dengan Keyla, karena menganggap Keysha membawa virus yang akan membuat kesehatan Keyla menurun. Keysha merasa bersalah. Kenapa tidak Keysha yang menanggung penyakit itu, kenapa hanya keyla yang harus menanggungnya. Kesya merasa mama dan papanya tidak adil. Mereka hanya sayang pada Keyla saja. Keysha hanya ingin di beri kasih sayang. Keysha tidak pernah meminta separuh hidup Mama. Keysha tahu, semua hidup mama hanya untuk Keyla. Hampir tidak ada celah sedikit pun untuk Keysha. Keysha juga butuh kasih sayang Mama dan Papa. Keysha selalu berfikir tidak dilahirkan ke dunia dari pada hidupnya selalu di baying bayangi oleh saudara kembarnya.

Adegan 5

Keysha dan Keyla bertukar kehidupan, karena Keyla memkasa ingin merasaka kehidupannya Keysha. Keysha pun ingin merasakan kehidupan yang di alami oleh Keyla, yang penuh denga kasih sayang Mama.

Adegan 6

Keysha sedih, baru kali ini keysha merakan pelukan mama, dan itu pun sebenarnya bukan pelukan untuk Keysha, tapi untuk Keyla.

Adegan 7

Rafa mengajakan Keysha, yang notabennya adalah Keyla yang sedang bertukar kehidupan dengan Keyla ke taman sekolah.

Adegan 8

Rafa mengatakan cintanya pada Keysha, tapi yang pada saat itu adalah Keyla yang menyamar menjadi Keysha. Keysha yang kaget dan belum bisa menerima keadaan itu, asmanya kambuh dan langsung jatuh pisangsan. Rafa membawanya keruang kesehatan sekolah. Dan karena di kesehatan sekolah peralatanya tidak memenuhi. Maka langsung di di bawa kerumah sakit. Denga di bawa kerumah sakit. Kebohongan mereka ter bongkar

Adegan 9

Mengetahui Keyla pingsan dan berada di rumah sakit mama sangat marah pada Keysha. Apa lagi Keysha ikut membohongi mama. Mama marah-marah pada Keysha karena Mama paling tidak suka sama pembohong, dan kamu Keysha, samapi terjadi hal-hal yang tidak di ingin kan pada Keyla, mama tidak akan pernah memaafkan kamu.

Adegan 10

Keyla meminta Keysha untuk mengalah, dan membiarkan Rafa menjadi milik Keyla, tapi Keysha tidak mau. Karena Keysha menggap Keyla telah merebut kasih sayang mama dan papadari dirinya. Tanpa sengaja Keysha menarik tangan Keyla, dan Keyla jatuh kemudian pingsan.

Adegan 11

Di sebuah lorong rumah sakit, semua orang yang ada disana sibuk berdoa dan berharap hal buruk tidak terjadi. Mama adalah, orang yang paling takut. Dua anaknya berada dalam ruang operasi sedang melawan maut. Keysha dengan ketulusan hatinya, dia rela mengorbankan sebagian ginjalnya untuk Keyla. Mama sanagt menyesal selalu berpikiran buruk tentang Keysha. Keysha selalu menjadi pelampiasaan kemarahannya karena mama belum bisa menerima nasib yang di tulisakan untuk Keyla.

Adegan 12

Oprasi penyangkokan ginjal berhasil. Ginjal Keysha di berikan satu ke Keyla. Setelah sadar Keyla minta maaf kepada Keyla, dan bisa menerima apa yang terjadi antar keysha dengan Rafa. Dan keluraga Keysha bisa saling mengerti dan membagi kasih sayang mereka antara yang satu dengan yang lainnya. Tanpa di beda-bedakan lagi.

Adegan 13

Narator menyimpulkan pesan dari drama tadi dan menjelaskan kejadian dari setiap tokoh.


Judul Drama : Dua Menjadi Satu

Tema Drama: Ketulusan

Tokoh-tokoh dalam Drama ini adalah:

1. Keysha

2. Keyla

3. Mama

4. Papa

5. Rafa

6. Kekek dan

7. Nenek

Dialog/ Naskah

Babak Pertama

1. Narrator : hay sahabat Trias Fm, masih setia tentunya di Sembilan Sembilan poin tiga, radionya anak semarang, tentunya yang punya acara yang berbeda dan selalu unggul. Sahabat Trias mari kita dengarkan sebuah drama tantang keluarga yang berjudul “ Dua Menjadi Satu”. Drama ini di perankan oleh Keysha, Keyla, Rafa, Mama, Papa, Kakek dan Nenek. Sebuah cerita ketulusan hati dari seorang saudara yang mempunyai ikatan darah. Ingin lebih tau jalan ceritanya? Mari kita dengarkan bersama ceritanya.

Dalam sebuah kamar yang sangat nyaman. Hampir semua fasilitas tersedia, dari salah satu jendela kamar, kita bisa melihat pemandangan yang sangat menakjubkan. Pedesaan di bawah kaki gunung dapat terlihat. Rumah ini sengaja didirikan di puncak agar pemiliknya dapat beristirahat dengan tenang. Tampak dalam ruangan iu kotak yang berisi obat-obatan. Terbaring di dalam kamar seorang gadis cantik berusia tujuh belas tahun dan di sampingnya wanita paruh baya yang setia menungguinya.

2. Musik :Theme Song “Kemesraan” dari Iwan Flash IN-UP-DOWN-OUT.

3. Fx : suara kicauan burung di pagi hari yang tenang

4. Mama :” Keyla sayang, ayo obatnya diminium! Biar cepat sembuh!.”

5. Keyla :” Keyla bosen Ma harus minum obat terus tapi sakitnya tidak sembuh-sembuh. Kenapa tidak Keysha saja yang sakit. Atau kita berdua yang sakit, biar adil. Kita lahir ke dunia pada waktu yang bersamaan tetapi kenapa nasib kita berbeda Ma?”

6. Mama :”Keyla tidak boleh seperti itu. Makanya cepet minum obatnya. Nati Keyla bisa maen-maen lagi.ya!!obatnya sekarang di minum dulu!”( menyuapkan obat)

7. Keyla :”Mama, keyla pengin seperti Keysha yang banyak temennya. Nanti Keysha kesini kan Ma? Nanti kalau Keysha kesini, Keysha suruh bawa teman-temannya ya Ma?!”.

8. Mama :” Kata siapa Keysha akan kesini sayang?”.

9. Keyla :” Kata nenek, nenek tadi telfon. Ini kan liburan sekolah jadi Keysha mau maen kesini. Nanti teman-temanya Keysha suruh dating kesini ya Ma?!”.

10. Mama :”owh gitu ya sayang, Mama malah tidak tau. Tapi Keysha tidak perlu bawa temen-temennya kesini. Temen-temen Keysha semuanya jorok kaya Keysha. Nanti kalau Keyla alergi terus sakit lagi gimana? Mending teman-temannya Keysha ngga usah kesini. Keyla main sama Mama atau mbok Yem aja Ya!”.

11. Keyla :” Mama berlebih ah, memang temen Keysha tu virus?”.

12. Narrator : Dari luar kamar terdengar suara Papa dan Keysha mengucapkan salam. Tiba-tiba kepala Keysha dan Papa muncul dari balik pintu sambil melemparkan senyum pada Mama dan Keyla. Tetapi kemudian Papa langsung pergi ke kamarnya.

13. fx : musik suasana riang

14. Keysha :”Assalamualaikum….”(sambil berlari kecil menuju kamar keyla dengan raut muka yang bahagia)

15. Mama :”walkumsalam….”

16. Keyla :”walkumsalam….”(senang melihat Keysha)

17. Keyla :” Keysha aku kangen banget sama kamu. Aku kesepian disini. Kamu ke sini sama siapa? Kamu disini nantinya samapai kapan?”

18. Keysha :”aku juga kangen sama kamu? Di sini ka nada Mama, Papa dan mobk Yem. Ngga mungkin kesepian kna? Aku tadi di jemput sama Papa dari rumah nenek. Aku paling disini samapai liburan ku selesai. Oh ya Ma, tadi kakek dan nenek titip pesan buat semuanya”.

19. Mama :”oh ya terimakasih Keysha”.

20. Keysha :”Keyla ini aku bawakan sesuatu untukmu, itu hasil buatan ku sendiri loh. Aku belajar dari nenek. Disini kan udaranya dingin, jadi aku buatkan syal untukmu. Dipakai ya?!”.( sambil memberikan syal ke Kayla)

21. Keyla :” terima kasih Keysha, bagus banget. Kamu ternyata oke banget…heha”.( tersenyum bahagia).

22. Keysha :”halah, biasa saja”.

23. Mama :”Keyla, syalnya Mama cuci dulu biar kumannya hilng. Keysha, Keyla mau ngobrolnya nanti saja ya? Kamu juga ganti baju biar kumannya hilang.

24. Keyla :”tapi Keysha masih ingin mengobrol dengan Keysha Ma. Oh ya, Keyla, kenapa nggak ngajak temen-temenmu yang kemarin? Kan biar rame?”.

25. Mama :”sudah-sudah. Keyla minum obat terus tidur. Keysha ayo kita keluar. Kamu juga perlu istirahatkan Keysha?”.

26. Narator : Mama menarik tangan Keysha untuk keluar dari kamar Keyla. Keysha tak berdaya dengan ajakan Mama tersebut.

27. Fx :lagu sedih dan kecewa

28. Mama :” Keysha, Mama ingin biacara sama kamu. Mama tidak ingin ada yang mendengernya”.(suaranya medesak dan terdapat penekanan).

29. Keysha :” Ada apa Ma? Kenapa tidak ada yang boleh dengar?”.( Heran)

30. Mama :”kamu sayang Keyla kan?”

31. Keysha :” Tentu saja Mama? Keysha sayang semua termasuk mama dan papa”.

32. Mama :”Baiklah, mama juga sayang kamu. Akan tetapi, jika kamu sayang Keyla, mulai sekarang kamu harus jaga jarak dengan Keyla”.( keras).

33. Keysha :” kenapa Keysha harus jaga jarak Ma dengan Keyla?Keysha kan ingin menghibur Keyla. Dia sering menelpon nenek kalau dia kesepian”.

34. Mama :”dia tidak pernah kesepia kesepian. Dia ada mama dan papa. Kamu tahu, kalau kamu di sini, dia akan iri kepadamu dan itu akan menurunkan mentalnya.

35. Narrator : Tiba-tiba Papa datang setelah mendengar sedikit keributan di ruang kerja Papa.

36. Keysha :” Tapi Keysha tidak bermaksud seperti itu Ma? Keysha hanya ingin menemani saudara kembar Keysha. Keysha merasa bersalah. Kenapa tidak Keysha dan Keyla yang menanggung penyakit itu, kenapa hanya keyla yang harus menanggungnya?”.

37. Mama :”Mama malah berpikir, kenapa tidak kamu saja yang sakit? Kamu ;ebih kuat dari Keyla”.

38. Papa :” Mama tidak pantas bicara seperti itu. Keysha itu juga anak kita. Keysha juga butuh kasih sayang dari kita Ma?”.

39. Mama :” Tanpa itu, Keysha sudah cukup kuat”.

40. Keysha :”( Mulai menitikan air matanya). Mama, Keysha juga butuh kasih sayang Mama dan Papa. Sejak kecil, Keysha selalu menunggu Mama dan Papa untuk mengambil raporku atau melihat pertandingan basket ku. Tetapi kalian tidak pernah hadir di setiap peristiwa penting Keysha”.

41. Papa :” Kenapa kalian selalu saja bertengkar. Keyla sedang istirahat. Kenapa kalian bertengkar?? Kenapa?”.

42. Keysha :”kalian tidak adil, Keysha hanya ingin di beri kasih sayang. Keysha tidak pernah meminta separuh hidup Mama. Keysha tahu, semua hidup mama hanya untuk Keyla. Hampir tidak ada celah sedikit pun untuk Keysha”.

43. Narrator :Keysha berlari keluar ruangan sambil menangis. Dia menuju kamarnya. Sering sekali dia merasa perasaan seperti ini. Perasaan tersisih. Akan tetapi, baru kali ini perasaannya benar-benar hancur lebur. Keysha sebenarynya kalau boleh memilih, dia akan memilih untuk tidak dilahirkan ke dunia dari pada hidupnya selalu di baying bayangi oleh saudara kembarnya

44. Fx : musik sedih dan kecewa.

Babak Kedua

45. Narator :Keesokan hari, pagi begitu cerah. Biasanya di gunakan Keyla untuk menghangatkan badan. Keysha terlihat di ayunan bawah pohon. Dia berusaha menenangkan pikirannya dari kejadian kemarin. Begitu sayangnya dia kepada kelurganya, sehingga dia berusaha untuk melupakan kejadian kemarin. Keysha masih melamun, tiba-tiba Keyla mengagetkanny.

46. Fx :kicauan burung

47. Keyla :”Dooooooooooooooooooorrrrrrrrrrrr………. Ngalamum terus…………”. (sambil mencibir).“nanti kesambet loh???....”.

48. Keysha :” ehhh:. (terkejut). Keyla, kamu mengagetkan saja. Aku sudah lama tidak menghirup udara segar. Disini sejuk sekali. Tenang dan damai”.

49. Keyla :” Setidaknya kamu dapat merasakan kehidupan di dua tempat. Sedangkan aku harus terasingkan di puncak ini. Hanya ada Mama, Papa dan Mbok yem. Papa saja kalau weekend dan libur. Aku bener-bener kesepian di sini. Oh ya?? Gimana kabar temen-temenmu?? Aku kangen sama mereka. Keysha, rafa thu orangnya baik ya? Ganteng lagi.” ( Keyla tersenyum tipis di bibir mungilnya).

50. Keysha :” ( Keysha tersenyum getir tetapi mencoba untuk menutupinya). Hayo, kamu kangen sama temen-temenku yang lain ata sama Rafa? Kamu suka ya sma Rafa? Ngaku aja. Ntar aku sampein deh kangennya”.

51. Keyla :” Jangan Sha!! Aku malu. Aku iri sama kamu Sha, kamu bisa berbuat apa saja sesuka hati mu. Kamu dapat berteman dengan siapa saja. Aku ingin sehari saja menjadi dirimu”.

52. Keysha :” Kalau itu bisa, aku akan menggantikan dirimu. Aku juga iri dengan mu. Semua kasih sayang mama tercurahkan hanya kepada mu. Kamu pasti senang bisa setiap hari dipeluk mama. Akau sejak kecil tidak pernah dipeluk mama.

53. Keyla :”Sha bagaimana kalu kita bertukar kehidupan Sha??”

54. Keysha :”maksud mu La?”

55. Keyla :”iya, kita bertukar kehidupan, kamu jadi aku, aku jadi kamu, dengan seperti itu, aku bisa merasakan kebebasan, teman dan tidak setiap hari tidur dan berdiam diri dirumah. Dan kamu bisa menjadi aku Sha, tiap hari di peluk dan di sayang sama mama dan papa. Bagaimana menurut mu Sha?”

56. Keysha “ itu ngga mungkin La, dan itu adalah hal gila”.

57. Keyla :”kenapa?kamu takut kita ketahuan oleh mama?”

58. Keysha :’he’em, aku juga takut akan terjadi apa-apa dengan mu Sha”.

59. Keyla :”aku udah sehat Sha!!tolong aku Sha, aku ingin sekali merasakan kehiupan seperti kamu”(merayu).

60. Keysha :”oke tapi hanya untuk 1 hari saja. Bagaimana?”

61. Keyla :”oke, deal aku setuju”.

62. Keysha :”besok aku mulai sekolah, dan nanti aku siapkan jadwal pelajarannya, tapi ingat pesan ku saudara aku tercinta!”.

63. Keyla :”apa itu Keysha ku sayang?”.

64. Keysha :”jangan lupa bawa obatnya dan di minum, aku ngga mau terjadi apa sama kamu”.

65. Keyla :”siap bos!!”. (sambil ketawa bersama).

66. Fx :suara mobil dipanaskan

67. Mama :”papa, Keysha, Keyla makan paginya udah siap”

68. Keysha :”Keyla aku takut mama kan tau”. (sambil melihat ke seluruh tubuhnya yang sudah dimake up sepeti Keyla).

69. Keyla :”ngga akan katahuan Sha, kamu yang santai aja di rumah, kamu nurut aja apa yang di perintah sama mama.(meyakinkan Keysha).

70. Papa :”Ma, anak-anak mana? Kok belum sarapan?”

71. Mama :”mereka masih ngobrol Pa, ngga mau di ganggu katanya, tapi mama jadi takut kalau Keyla terjadi sesuatu.”

72. Papa :”mama ngga boleh gitu, mereka kelihatnaya bahagia kok ma.”

73. Mama :”iya kalau Keysha, bagaimana dengan Keyla?”

74. Papa :”udah-udah ma, keyla ngga apa-apa kok.”(menenangkan mama).

75. Mama :”Keyla, Keysha kalian sedang apa? Ayo cepat kita sarapan”

76. Keyla dan Keysha :”iya ma, bentar lagi kita turun.”

77. Mama :”kalian lama sekali? Keysha ini makan untuk mu”.

78. Keysha :”iya ma, makasih banyak ya:”

79. Mama :”Keyla sini Mama suapin.”

80. Keyla :”owh iya ma.”(sangat kaget dan terharu, karena ini tidak pernah mama lakukan pada kehidupan sebenarnya, yaitu saat dirinya jadi Keysha).

81. Papa :”Keysha nanti kamu pulangnya sama Pak Odah ya? Papa ada meeting nati sore sampai malam”.

82. Keysha :”owh y Papa.(kaget karena belum begitu siap untuk jadi Keysha)”.

83. Papa :”ayo Keysha kita berangkat, sudah siang ni”.

84. Keysha :”ayo pa!”

85. Fx :”suara mobil”

86. Mama :”hati-hati ya Pa! dan kamu keysha belajar yang benar!

87. Keysha :”iya ma”

88. Papa :”iya sayang”.

89. Keyla :”hati-hati ya!”

90. Keysha :”dha mama, dan Keyla”

91. Keyla :”dhaaa”.

92. Mama :”ayo Keyla kita masuk kerumah, jangan banyak angin-anginan, habis ini minum obat, terus istirahat ya?!”

93. Keyla :”ma, Keyla ngga mau istirahat ma, Keyla ingin terus bersama mama, Keyla ingin di peluk terus sama mama. (menangis, terharu)

94. Mama :”Keyla, kamu kenapa, bukannya tiap hari mama memeluk kamu?, mama kan selalau berada di samping mu sayang.”

95. Keyla :”(dalam hati) ini Keysha Ma, bukan Keyla, sedih Ma, baru kali ini keysha brau merakan pelukan mama, dan itu pun sebenarnya bukan pelukan unutuk aku, tapi untuk Keyla.

96. Mama :”ayo Keyla kita masuk ke kemar!”

97. Keyla :”iya ma”. (mengangguk).

98. Fx :”suara mobil dan suara bising di Sekolah Menengah Atas, celoteh para remaja”

99. Rafa :”hay Keysha, apa kabar? Bagaimana perasaan mu setelah bertemu dengan kelurga mu?”(senang sekali bisa bertemu dengan Rafa)

100. Keysha :”seneng banget, aku sangat senang”.

101. Rafa :”Sha, kok kamu rada pucat, kamu sakit?”

102. Keysha :”masa??ngga kok, aku sehat banget”.(sambil menggigit bibirnya).

103. Rafa :”oke deh kalau semuanya baik-baik saja. Ayo kita lari menuju kelas kita, pelajaran dah mau di mulai.”

104. Keysha :”oke…tunggu aku”.(keyla masuk kekelas dan mengikuti semuanya dengan wajar, tidak ada yang curiga dengannya).

105. Fx :”musik hiruh pikuk sekolah yang rame dengan celoteh para anak-anak remaja yang menyambut jam istirahat mereka

106. Rafa :” Keysha”(berteriak memanggil Keysha)

107. Keysha :”iya ada apa(menoleh dan sangat senang, karna yang menoleh adalah oaring yang iya suka).

108. Rafa :”Sha, kita ketaman yo!”.(menujuk taman)

109. Keysha :”kenapa?ada yang perlu diomongin?”.

110. Rafa :”iya, aku mau ngomong serius masalh ini sama kamu”.

111. Kesyha :”ada apa”.(sambil berjalan ketaman).

112. Rafa :”Gini Sha, aku…aku… aku (gerogi)

113. Keysha :”kenapa?? Kok jadi gagu begitu?”

114. Rafa :”(tersipu malu)gini Sha, sebenarnya selama ini aku suka sama kamu, apa kamu mau jadi pacar ku?”

115. Kesyha :”(tiba-tiba raut muka pucat dan menjawab dengan terbata-bata) kamu bilang apa Fa?”

116. Rafa :” aku bilang, aku dah lama suka sama kamu, apa kamu mau jadi pacar ku?”

117. Keysha :”kamu bilang (nafasnya tersengal-sengal)

118. Rafa :”kamu kenapa Sha? Sha kamu baik-baik aja kan?”

119. Kesyha :” ngga apa Fa(memegangi dadanya dan asmanya kambuh)

120. Rafa :”kamu kenapa Sha, kamu sakit?(Rafa yang bingung karena tiba-tiba Keysha pingsan).

121. Narrator :” Rafa membawa Keysha yang notabennya adalah Keyla ke ruang kesehatan sekolah, dank arena pihak kesehatan sekolah tidak sanggup akhirnya Keyla di bawa ke rumah sakit. Denagn masuk rumah sakit, kebohongan yang di lakukan oleh mereka berdua terbongkar. Dan Keysha yang sebernarnya berada dirumah dengan mamanya.

122. Fx :”suara telfon rumah”.

123. Rafa :”halo bisa bicara denga ibunya Keyla?”

124. Mama :”iya saya sendiri, ada apa?”

125. Rafa :”ini Rafa tante, temennya Keyla dan keysha, inget kan tante?”

126. Mama :”iya, ada apa?

127. Rafa :”gini tante, sekarang Keyla berada di rumah sakit, d UGD, tadi asmanya kambuh”.

128. Mama :”bercanda kam Fa, Keyla ngga di rumah sakit, ini sedang sama tant(sambil melihat ke Kayla). Kenapa dengan Keysha??

129. Keysha :”Ya Tuhan apa yang terjadi dengan Keyla ma?”

130. Mama :”Keyla ini keysha katanya pingsan”.

131. Keysha :”mama, aku bukan Keyla, aku keysha, maaf ma aku membohongi mama”.

132. Mama :”(menutup telfon). Apa?? Kamu Keysha?? Apa yang terjadi dengan kalian? Kenapa kalian membohongi mama? Mama paling tidak suka sama pembohong, dan kamu Keysha, samapi terjadi hal-hal yang tidak di ingin kan pada Keyla, mama tidak akan pernah memaafkan kamu. Ingat itu??!!(dengan emosi yang meluap-luap sambil menagis dan pergi meninggalkan Keysha).

133. Keysha :”hanya menangis meratapi apa yang terjadi pada dirinya.

134. Narator :”Keyla di perbolehkan pulang sama dokter. Mama, papa dan Keysha menjemputnya untuk pulang. Dalam perjalan pulang, mama mencuekan Keysha, Keysha hanya bisa terdiam.

135. Keyla :” Ma, maafin Keyla ya?!”

136. Mama :”iya sayang, mama udah maafin kamu kok.”

137. Keyla :”kalau gitu mama ngga boleh cuekin Keysha lagi, karna yang ngajak bertukr posisi adalh Keyla ma.”

138. Mama :”iya sayang.”(tanpa melihat Keysha).

139. Keysha :”maafin Keysha ya ma?!”

140. Mama :”iya sha(datar).

141. Papa :”oh ya Keysha, tadi papa ketmu Rafa”.

142. Keysha :”dimana Pa?”

143. Papa :”di kantor, katanya Rafa mau ketmu Papanya di kantor, terus Rafa titip salam buta kalian.

144. Keyla :”yang bener pa?”

145. Papa :”iya La”.

146. Fx :”suara hembusan angin yang melewati ventilasi pintu

147. Keyla :”akhirnya ngga jadi opnam, dirumah lagi deh”.

148. Mama :”keyla langsung istirahat ya!”

149. Keyla :”iya ma”.

150. Mama :”dan kamu keysha, langsung belajar.”

151. Fx : suara kicau burung di pagi hari

152. Keyla :”(mendekati Keysha yang sedang duduk di ayunan taman belakang rumah) Sha, kemrin kan Rafa bilang suka sama kamu.

153. Keysha :”(terkejut) terus??

154. Keyla :”bagaimana kalu kamu mengalah, dan membiarkan aku jatuh cinta sama Rafa?

155. Keysha :”maaf La, aku benar-benar tidak bisa melakukan ini.”

156. Keyla :”kamu ngga sayang m aku ya Sha?”

157. Keysha :”kok tiba-tiba kamu ngomong kaya gitu La?q sangat sayang sama kamu”.

158. Keyla :”kalau kamu sayang sama aku, kamu harus mau nglakuin ini? (ngambek)

159. Keyla :” Apa maksud mu akau merebut mama dan papa dari mu? Kamu pikir aku senang dengan keadaan seperti ini? Tidak Sha, kamu punya nenek dan kakek dan kamu juga punya banyak teman. Sedangkan aku hanya punya bonek Teddy yang selalu menemani ku.

160. Keysha :” Tapi semua kurang jika tidak ada kasih sayang orang tua. Tetapi keyla, aku juga tidak bermaksud seperti itu. Aku tidak pernah berpikir kau merebut siapapun dari ku.

161. Keyla :”kamu jahat Sha, kamu egois. Kamu sudah mendapatkan semua tetapi kamu masih saja merasa kurang. apalagi kamu tidak bisa melihat kedaan ku ini?? Kamu hanya memikirkan keadaan dirimu sendirio Sha..”.

162. Keysha :” Maafkan aku Keyla, bukan maksud aku begitu. Aku hany iri sja kepda mu.

163. Narator :” Tanpa di sengaja Keysha menarik lengan Keyla, sehingga Jeyla Terjatuh dan langsung pingsa).

Babak Ketiga

164. Narrator :” Di sebuah lorong rumah sakit, semua orang yang ada disana sibuk berdoa dan berharap hal buruk tidak terjadi. Mama adalah, orang yang paling takut. Dua anaknya berada dalam ruang operasi sedang melawan maut. Keysha dengan ketulusan hatinya, dia rela mengorbankan sebagian ginjalnya untuk Keyla. Mama sanagt menyesal selalu berpikiran buruk tentang Keysha. Keysha selalu menjadi pelampiasaan kemarahannya karena mama belum bisa menerima nasib yang di tulisakan untuk Keyla. Setelah beberapa jam menunggu, Keysha tersadar dari tidur setelah beberapa jam tidak sadarkan diri”

165. Fx :suara suasana cemas

166. Mama :”Keysha, kamu udah sadar sayang?” ( ambil mengelus rambut Keysha). Mama sanagt khawatir dengan kalian. Maafin Mama sya sayang??!! Mama selama ini tidak pernah peduli dengan mu”.

167. Keysha :”Mama, peluk aku. Aku ingin sekali di peluk. Aku tidak pernah marah dengan kalian semua karena aku sangat sayang dengan kalian. Selain kakek dan nenek, kalianlah orang-orang yang selalu dalam hati ku”.

168. Mama :” ( sabil menitikan air mata). terima kasih Keysha, semoga ketulusan ini, Keyla dapat sembuh kembali dan kita semua dapat berkumpul bersama-sama lagi.

169. Keysha :” Ma, akan aku lakukan apapun demi keyla. Jika aku harus memberikan semuanya untuk Keyla, aku ikhlas Ma. Yang penting Keyla bisa tersenyum kembali”.

170. Papa :” Sudahlah, semuanya sudah berakhir bahagia. Maaf-maafannya nanti saja. Sepertinya Keyla juga sudah sadar.

171. Narrator :”( Kamar Keyla dan Keysha sengaja di satukan dalam satu ruangan)”

172. Nenek :” Aduh Keyla, cucu nenek yang paling manis. Kamu udah sadar??” nenek dan kakek sangat kangen dengan kamu”.

173. Keyla :”iya nek, Keyla juga kangen. Keysha sudah sadar belum nek? Dimana Keysha sekarang?”

174. Keysha :” Aku disini Kayla, dari tadi aku berada di samping mu”.

175. Keyla :” Maafin aku Keysha, kejadian pagi itu. Aku tidak bermaksud menyakitimu. Dan aku baru sadar kalau antara kamu dan Rafa pasti ada sesuatu. Aku tidak menyadarinya. Aku tidak akan mengambil apa yang seharusnya memang milik mu”.

176. Kesyha :”kita di lahirkan memang untuk saling berbagi. Mungkin juga seharusnya dari dulu aku membagi ginjalku untuk mu. Tetapi kalau kamu memang suka Rafa juga tidak apa-apa.”.

177. Keyla :”tidak Sha, untuk masalah Rafa itu tidak bisa di bagi-bagi lagi. ( Keyla tertawa).

178. Papa :” Haduh, putrid-putri kecilku sekarang sudah besar ya? Sudah tahu tentang cinta-cintaan”.

179. Narator :” Suasana begitu meriah namun tetap hangat. Semua larut dalam kegembiraan”

180. Music :”lagu Kemesraan IN-UP-DOWN-UNDER

181. Narrator :”demikan sahabat Trias kisah drama keluarga “Dua Menjadi Satu”. Mama yang dulu tidak pernah member kasih sayang dan perhatiannya kini telah sadar, dengan ketulusan Keysha yang mau mendonorkan satu ginjalnya untuk saudara kembaranya, yaitu Keyla. Keyla yang dulu iri dengan kehidupan Keysha pun sudah bisa menerima perbedaan yang terjadi. Dan keduanya saling mengerti satu sama lainnya.


By: Tri.A's Teknodik

6 komentar:

abbror muhamad said...

tritugas durung kumpulke wis di pajang ning blog yah iso ngo nurun lah?

abbror muhamad said...

tri tugas durung kumpulna wis dipajang ning blog, iso ngo nurun oh

iyas teknodik said...

Abror_itu tugas Broadcasting..
semester 3..
kalau kita kemarin tu tugas naskah pembelajaran..beda lagi..

urgent said...

maaf, ijin pinjem untuk tugas skul boleh? >_<

Anonymous said...

sy mau minta ijin untk memakai naskah ini untk program KKN sy rekaman drama remaja untuk radio d daerah saya, boleh kah?

Anonymous said...

sy mau minta ijin untk memakai naskah ini untk program KKN sy rekaman drama remaja untuk radio d daerah saya, boleh kah?